Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati semalam (30/10) menerima dua penghargaan internasional sekaligus. Penghargaan pertama sebagai The Finance Minister of The Year, Asia Award dari Emerging Markets dan penghargaan kedua sebagai The Finance Minister of The Year dari Euro Money. Euro Money juga menyampaikan penghargaan tambahan sebagai The Finance Minister Outstanding Contribution to Finance 2008.
Penghargaan tersebut sebenarnya telah disampaikan disela-sela pertemuan IMF – World Bank Annual Meeting beberapa pekan lalu di Washington DC. Namun karena Menkeu berhalangan hadir, kedua penghargaan tersebut baru diserahkan secara langsung oleh Euro Money dan Emerging Markets ditengah-tengah acara Stakeholders Gathering dalam rangka Hari Ulang Tahun Departemen Keuangan ke-62 Tahun 2008, semalam.
Selain penganugerahan tersebut, Menteri Keuangan juga mendapatkan hadiah berupa peluncuran buku yang berisi koleksi pidato Menkeu di dalam dan luar negeri. Buku yang diberi judul “Turning Words into Action: Enhancing Reform and the Economic Agenda” ini merupakan buku yang disunting oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu dan para staf di BKF.
Menkeu mengatakan penghargaan tersebut merupakan lecutan semangat bagi dirinya untuk terus berkarya. Menurutnya, semakin besar kekuasaan yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban.
Dalam pidato sambutannya Menkeu mengatakan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan suatu pengakuan dan prestasi dari seluruh jajaran Departemen Keuangan. “Saya sangat yakin tidak ada yang disebut excellent secara individual, karena yang selalu saya percayai adalah kita harus menjadi excellent secara bersama-sama.” tegas Menkeu.
“Saya selalu percaya mengurus negara atau apa saja You should not depend on only one person, this country definitely need not a strong person but strong institution.” jelasnya.




