Kangpandoe’s Weblog

Maret 28, 2008

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 004

Filed under: Finance — kangpandoe @ 11:59 am

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 004

Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 004

Iklan

“STAIRS”

Filed under: Photography — kangpandoe @ 11:49 am

“STAIRS”

Ketika pertama kali kita menghembuskan nafas ke dunia, saat itulah tangga pertama dari rangkaian panjang anak tangga kehidupan kita yang singkat telah dibentangkan……

Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun berikutnya adalah titian rangkaian anak tangga kehidupan kita berikutnya…..

Bila titian anak tangga itu telah habis kita lalui, di depan sana telah terbentang lorong kehidupan selanjutnya, kehidupan yang abadi…..

Berbekalah saudaraku, dan sebaik-baik bekal adalah takwa

Maret 25, 2008

Never Stop to Dream and Then Reach for It

Filed under: Motivasi — kangpandoe @ 7:59 am

Suatu hari ada seorang teman yang mengatakan, “Hmm sekarang kok aku merasakan kalau hidup-ku tidak bergairah.” “Kenapa Sobat?” tanyaku kemudian. Temanku itu mengatakan kalau mungkin yang menjadi penyebab semua itu adalah saat ini dia tidak punya mimpi yang secara spesifik ingin dicapainya. Dulu sewaktu SMA sobatku ini bercerita dia dengan penuh semangatnya berjuang untuk menembus olimpiade MIPA tingkat nasional yang dengan perjuangannya itu justru dia sangat menikmati setiap tetesan keringat, curahan fikiran dan tenaga yang dia kerahkan. Subhanallah.

Nah, sobat akang yang lain pernah gak ngerasain hal serupa?

Sobat sesungguhnya penyakit yang paling parah yang diderita manusia adalah penyakit ketiadaan mimpi dan cita-cita. Betapa tidak, karena berkat mimpi-mimpi itulah kita sekarang bisa mencapai berbagai macam hal yang ketika hal itu disampaikan pada zamannya akan dianggap sebagai sesuatu hal yang mustahil. Melalui keyakinan dan kerja keras dari “Para Pemimpi” di setiap zaman itulah maka sekarang kita bisa menikmati komputer, lampu, telephone, Hp, dan lain-lain.

Mimpi adalah manifestasi dari nilai luhur naluri manusia yang dianugerahkan oleh Allah SWT kepada setiap hambanya yang menginginkan pencapaian suatu hal yang agung. Bukankah Allah sendiri pernah menantang hambanya apabila mereka sanggup menembus tujuh lapis langit dan bumi maka tembuslah dan kita takkan pernah bisa melakukannya kecuali dengan “Sulthon” atau kekuatan. Kekuatan ilmu pengetahuan, kekuatan teknologi dan tentu saja kekuatan manusia-manusia yang berani bermimpi. Mimpi tentang sesuatu yang tak pernah terbersit sedikitpun oleh para penghancur mimpi yang hanya biasa memandang hidupnya dari kumpulan rutinitas.

Mulailah Bermimpi

Ya, jangan tunda lagi siapapun kita mulai sekarang renungkanlah kembali apa saja yang ingin kita raih, apa impian terbesar kita, kapan kita harus mencapainya, dan mengapa kita harus mencapainya. Nah, setelah kita selesai menentukan apa yang menjadi mimpi kita kemudian tulislah mimpi itu dan sampaikan kepada orang lain yang kita percaya akan menjadi motivator kita dalam mencapai mimpi itu. Lalu yang terakhir adalah “Just do It” dengan memulai melakukan apa-apa yang kita anggap paling penting untuk dilakukan kemudian setelah itu kita lakukan juga apa-apa yang mungkin untuk kita lakukan, insya Allah tanpa terasa kita akan melakukan sesuatu yang tidak mungkin.

Suatu ketika Abdullah Ibn Umar berkumpul bersama para sahabatnya, kemudian sekumpulan sahabat karib ini saling bercerita untuk mengungkapkan cita-cita mereka masing-masing. Diantara mereka ada yang bercita-cita menjadi Gubernur di Irak, ada pula yang berkeinginan untuk menikah dengan dua orang Sahabiah sekaligus, dan ketika Abdullah Ibn Umar ditanya tentang mimpinya beliau menjawab, “Aku ingin masuk surga.” Diceritakan setelah bertahun-tahun setelah itu, sahabat yang bercita-cita menjadi Gubernur di Irak telah mendapatkan mimpinya. Sahabat yang satu lagipun telah mendapatkan keinginannya untuk menikahi dua orang sahabiah sekaligus. Adapun Abdullah Ibn Umar dikenal sebagai seorang sahabat yang sangat Alim dan Abid serta amat sangat mencontoh Rasulullah Saw di dalam kehidupannya. Sampai-sampai ketika berjalan melintasi suatu pohon beliau menundukan kepalanya disebabkan beliau pernah melihat Rasulullah menundukan kepalanya ketika melintas di bawah pohon tersebut.

Jangan sampai kita terjebak dengan rutinitas, bukankah hari ini harus lebih baik dari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Perbaiki kembali niat dan motivasi kita setiap hari. Ada sebuah ilustrasi menarik mengenai seekor anjing yang jago lari. Suatu hari ia berjumpa dengan sahabatnya sesama anjing dan berkata dengan sombongnya, ” Apa sih yang gak bisa ku kejar, kuda aja kalah sama lariku.” Kemudian dihadapan mereka melintaslah seekor kelinci sambil melompat-lompat, kucluk, kucluk, kucluk. Teman sang anjing jago lari berkata, ” Nah tuh ada kelinci kejar aja dia sana!” Anjing jago lari itu pun langsung tancap gas mengejar sang kelinci, wuussss…., ternyata kelinci lari lebih kencang. Si anjing semakin ngotot mengejar dan kelincipun semakin cepat pula menghindar dan dengan cepat ia masuk kedalam lubang. Sang kelinci pun tak terkejar. Anjing jago lari tadi kembali ketemannya dan temannya pun tak ampun lagi menertawakan kebodohannya. “Ah kau ini, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa terkejar.” Kata temannya. Apa jawab si anjing jago lari?

“Habis dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, sementara aku goal-ku hanya untuk sekedar fun aja.” Kata anjing yang jago lari. Nah, makanya dalam setiap kesibukan kita harus ada yang kita jadikan sebagai value added jangan sampai goal kita dalam hidup ini hanya untuk sekedar “Fun” saja yang dengan utopisnya kita gaungkan muda bahagia, tua kaya raya, mati masuk surga tanpa disertai effort yang bernilai lebih ya hasilnya cuma terengah-engah saja deh.

Bagaimana Memulai Mimpi?

Rumusnya apa ya?! Hmmm…. bermimpilah dengan SMART !!!

S= Spesifik, bermimpilah dengan spesifik jangan mimpi yang samar-samar misalnya saya bermimpi untuk sekolah S2 diluar negeri, di Birmingham University di usia saya yang ke 29 tahun dengan beasiswa.

M= Measurable, bermimpilah dengan keterukuran, misalnya saya bermimpi memiliki penghasilan sebulan 100 juta

A= Antusiasme, bermimpilah dengan niat dan motivasi yang kuat untuk mencapainya. Bagaimana caranya, salah satu tipsnya dengan menceritakan mimpi kita kepada sahabat terpercaya.

R= Realistic, bermimpilah dengan menuliskannya kemudian tuliskan pula langkah-langkah kecil yang kita perlukan untuk mencapai mimpi kita itu.

T= Time Line, bermimpilah dengan membuat garis limit waktu kapan kita ingin mencapainya misalnya saya ingin menikah di usia 25 tahun dan saya ingin punya rumah di usia 24 tahun.

Nah sobat-sobat akang selamat bermimpi, dan mari kita bersama-sama membumikan mimpi kita itu.

Maret 24, 2008

Janji Allah Bagi Yang Hendak Menikah

Filed under: Artikel — kangpandoe @ 1:09 am

(Sebuah re-package dari e-mail yang dikirim oleh seorang sahabat)

 

Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.

Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya.

Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku…

1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)

Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.

2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)

Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, “apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?”.

Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah – dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?

3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) [1]

Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.

4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21)

5. “Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ ”. (Al Mu’min : 60)

Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dan seterusnya.

Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlash, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll. [2]

Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia [3], pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll. [4]

Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dan lain-lain. [5]

Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.

Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam”. (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad). [6]

Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35). [7]

Telah bersabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim). [8]

6. ”Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat”. (Al Baqarah : 153)

Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid’ah-bid’ah.

7. “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 – 6)

Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.

8. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad : 7)

Agar Allah Tabaraka wa Ta’ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.

9. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (Al Hajj : 40)

10. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al Baqarah : 214)

Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.

Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?

 

 

Chandraleka

hchandraleka(at)telkom.net

 

 

Footnote:

[1] Lihat Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Konsep Perkawinan dalam Islam, Pustaka Istiqomah, Cet. II, 1995, hal. 12

[2] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Adab & Sebab Terkabulnya Do’a, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cet. I, Des 2004, hal. 1 – 2

[3] Allah turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah lalu berfirman, “Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepada-Ku tentu Aku ampuni.” Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit.

Maret 19, 2008

“HIDDEN”

Filed under: Photography — kangpandoe @ 7:00 am

“Hidden”

Adakalanya kita ingin berada pada suatu tempat dimana tiada seorangpun yang mengenal kita…

Tapi percayalah sobat… suatu saat kita perlu menyendiri karena dengan kesendirian itu kita bermuhasabah

dan dengan muhasabah itu kita mampu men-charge energi untuk kembali mengarungi samudera kehidupan.

Presiden Berikan Apresiasi Terhadap Jajaran Departemen Keuangan

Filed under: MoF NEWS — kangpandoe @ 1:41 am

“Saya memberikan apresiasi kepada jajaran Depkeu untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik sehingga rakyat dan dunia usaha kita sangat terbantu. Makin efisien, makin cepat, dan makin mudah maka akan mendorong kembali kebangkitan sektor riil dan dunia usaha kita.” Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan pers usai melakukan kunjungan kerja di Departemen Keuangan. (21/02)

Sidang Kabinet Terbatas Bidang Keuangan

Kunjungan ini merupakan kunjungan kali kedua Kepala Negara dalam Kabinet Indonesia Bersatu pasca kunjungan pertama 23 Januari 2006 silam. Selain melakukan kunjungan kerja, Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia juga menggelar sidang kabinet terbatas bidang keuangan untuk merespon berbagai hal yang terjadi di bidang keuangan dan gejolak ekonomi yang terjadi baik pada tingkat global, regional, dan nasional.

“Hari ini saya beserta Wapres dan para menteri terkait kembali berkunjung ke Departemen Keuangan untuk menerima laporan dari Menteri Keuangan menyangkut kinerja dan berbagai aspek yg dikelola oleh Departemen Keuangan sekaligus dengan sidang kabinet terbatas bidang keuangan untuk merespon berbagai gejolak ekonomi yang terjadi dewasa ini baik pada tingkat global, regional maupun nasional untuk menemukan solusi dan kebijakan yang tepat.” Ungkap Presiden.

Pada sidang kabinet terbatas di Departemen Keuangan kali ini Presiden secara khusus memberikan perhatian pada berbagai gejolak, dinamika, dan perkembangan ekonomi global yang memiliki dampak yang nyata pada ekonomi nasional.

Dampak Gejolak Ekonomi Global

Masih pada kesempatan yang sama Presiden mengungkapkan berbagai penyebab timbulnya gejolak ekonomi global yang antara lain disebabkan oleh permasalahan keuangan global yang dipicu oleh kredit macet perumahan di Amerika Serikat. Kemudian gejolak ekonomi global juga ikut dipicu oleh tingginya harga minyak mentah dunia serta inflasi atas beberapa komoditas pangan yang tentu berdampak pada ekonomi bangsa-bangsa di dunia ini.

Bagi Indonesia, gejolak dan perkembangan itu memiliki kaitan atau dampak pada perekonomian nasional. Gejolak ekonomi global tersebut antara lain akan berdampak pada ekspor di tahun 2008 dan 2009 mendatang serta menimbulkan inflasi terhadap komoditas pangan tertentu akibat kenaikan harga minyak dunia.

Maka sebagai konsekuensi kenaikan harga minyak dunia, subsidi juga akan mengalami pembengkakan yang tentunya memerlukan solusi dan kebijakan untuk menyelamatkan APBN. Oleh karenanya Presiden menekankan pentingnya kita melakukan penyesuaian terhadap APBN tahun 2008 ini. “Karena asumsi berubah, maka tentu dilakukan adjustment agar APBN itu tetap credible dan dapat membiayai belanja negara kita.” Jelas Presiden.

Selain itu, Presiden memberikan perhatian khusus pada dampak yang ditimbulkan gejalak ekonomi global untuk mengamankan dan menyelamatkan pertumbuhan ekonomi nasional yang diharapakn semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Tentu saja akibat situasi pasar pada tingkat global akan ada pengaruhnya terhadap ekspor kita. “Dalam kaitan itulah maka kita juga melihat secara tajam policy respon seperti apa untuk mempertahankan pertumbuhan yang telah kita tetapkan.” Ungkap Presiden.

Sembilan Isu Utama Sidang Kabinet Bidang Keuangan

Pada sidang kabinet terbatas yang digelar di ruang Graha Sawala ini Presiden bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Indonesia Bersatu menitik beratkan pembahasan pada 9 isu utama. Isu pengelolaan APBN 2008 menjadi isu paling penting yang dibahas. Presiden memastikan dalam kaitan itu semua untuk membahas secara mendalam dan melaksanakan pengelolaan APBN dengan baik, terutama pada tahun 2008 ini. ”Kita pastikan bahwa bagaimanapun APBN pertama-tama harus bisa ikut menstimulasi pertumbuhan. APBN harus bisa membiayai tugas-tuigas umum pemerintah negara dan APBN juga harus bisa mengalokasikan dana yang cukup untuk pengurangan kemiskinan atau yang kita sebut social safety nett pada masyarakat kita.” Lanjut Presiden menjelaskan.

Khusus mengenai pengelolaan APBN ini Presiden menekankan pentingnya optimasi dan efisiensi anggaran pada tahun 2008. Pihak pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan sebagai penjuru telah dan akan terus membahas bersama DPR RI untuk dapat menghasilkan APBN-P tahun 2008 yang tepat, credible dan di satu sisi bisa melanjutkan pembangunan sementara di sisi yang lain mengatasi masalah yang kita hadapi.

Isu kedua yang secara khusus diberikan atensi oleh Presiden adalah pengelolaan sektor perpajakan, khususnya pertumbuhan pajak Indonesia pada tahun 2007 dan harapan pertumbuhan pada tahun 2008 ini baik prosentase maupun nominalnya. Presiden mengatakan, tentunya kebijakan perpajakan harus sedemikian rupa dimana sisi penerimaaan negara dari pajak harus tetap aman. Harapannya penerimaan negara makin meningkat karena masih ada wajib pajak yang harus memenuhi kewajiban pajaknya. Pemberian insentif fiskal yang tepat juga diperlukan untuk bisa menggerakkan lagi perekonomian Indonesia pada cabang-cabang sektor riil tertentu atau pada solusi-solusi tertentu.

Isu berikutnya yang dibahas ialah Bea dan Cukai, Presiden menginginkan agar Kepabeanan kita dikelola dengan efektif dan efisien. ”Harus ada kemudahan-kemudahan dengan demikian bisa memberikan benefit untuk penerimaan negara kita.” Demikian ungkap Presiden.

Masalah keempat yang dibahas pada sidang kabinet adalah desentralisasi fiskal. ”Ini sangat sangat penting.” Ujar Presiden. ”Kita sudah punya framework. Kita sudah punya policy rasio pusat dan daerah. Yang ingin kita tekankan adalah ketepatan penggunaan anggaran itu termasuk ketepatan bagaimana diintegrasikan dalam APBD yang mereka kembangkan, akuntabilitasnya dan memastikan delivery-nya tepat waktu. Karena juga sangat penting apa yang dilakukan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan.” Lanjut Presiden.

Social safety net merupakan masalah kelima yang dibahas, terutama menyangkut dampak dari kenaikan harga pangan global. Ada pula dampak dari tingginya harga minyak yang pada akhirnya membuat transportasi menjadi mahal. Dalam kaitan inilah, menurut Presiden kewajiban pemerintah untuk membantu Saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan akibat kenaikan harga pangan tersebut. “Ini kita pastikan bahwa ada alokasi anggaran untuk itu baik berupa instrumen fiskal maupun subsisi yang kita berikan terhadap komoditas pangan untuk menurunkan dan akhirnya menstabilkan.” Janji Presiden.

Isu keenam yang dibahas secara seksama untuk dilanjutkan terus oleh Pemerintah adalah pengelolaan Barang Milik Negara. Menurut Presiden, yang penting sekarang ke depan kita harus menemukan sebuah system, sebuah perangkat mekanisme bagaimana pengelolaan Barang Milik Negara dapat kita pelihara dengan kita kelola dengan benar. Sengketa atau masalah kepemilikan terhadap asset negara misalnya harus terus kita carikan solusinya. Demikian juga yayasan-yayasan yang dianggap milik Negara tentu harus kita tetapkan statusnya dan kemudian asset yang dimiliki oleh Negara. Hal ini penting karena berkaitan dengan pemeriksaan keuangan yang dilaksanakan oleh BPK dimana status disclaimer LKPP Pemerintah harus rampung. Pemerintah harus menyelesaikan semua ini kalau tidak maka akan selalu ada kekurangan di dalam pertanggungjawaban keuangan sehingga menyebabkan status disclaimer pada beberapa kementerian/ lembaga pemerintahan.

Presiden juga menggarisbawahi masalah pentingnya pengelolaan hutang (debt management). Rasio hutang Indonesia terhadap PDB tiap tahun makin turun. ”Harapan kita tahun ini menuju ke 33% dari masa krisis yang sangat tinggi dari 2004 yang masih 56%.” Jelas Presiden. ”Itupun juga mengarah kepada komponen hutang asing yang jauh lebih kecil dibandingkan kewajiban hutang dalam negeri. Ini semua akan membuat lebih kuatnya, lebih sehatnya APBN kita.” Oleh karena itu, Presiden juga menggarisbawahi pentingnya pengelolaan hutang dengan sebaik-baiknya menuju kepada rasio yang paling baik sehingga tidak membebani APBN. ”Tidak membebani anak cucu kita di dalam mengelola negara ini.” Demikian harap Presiden.

Isu kedelapan adalah pelayanan publik, khusus mengenai pelayanan publik secara pribadi Presiden memberikan apresiasi kepada jajaran Departemen Keuangan untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, baik di Direktorat Jenderal Pajak, Bea dan Cukai dan Lembaga-lembaga lain sehingga rakyat kita sangat terbantu, dunia usaha juga sangat terbantu, makin efisien, makin cepat, makin baik, dan makin mudah.

Kemudian yang terakhir adalah apa yang dilakukan oleh Departemen Keuangan yang juga secara eksplisit diberikan apresiasi oleh Presiden adalah adanya semacam situation room yang terus memantau perkembangan dinamika perekonomian sedunia termasuk yang ada di kawasan dan termasuk yang ada di dalam negeri kita. ”Ini sangat penting agar kita bisa mengantisipasi lebih baik sehingga kita bisa merespon setiap gejolak, setiap permasalahan yang muncul dan saya berharap ini menjadi bagian dari sistem kita. Satu sistem yang menggunakan ID real time sehingga sangat berguna bagi para policy makers maupun decision makers di negara ini.” Papar Presiden.

Dengan sembilan isu utama yang menjadi pokok bahan bahasan dalam sidang kabinet bidang keuangan kali ini, Presiden mengharapkan ke depan pengelolaan keuangan negara menjadi lebih baik, pengelolaan APBN juga lebih baik. Kemudian negara mendapatkan sumber-sumber penerimaannya yang lebih baik. Dengan demikian menjadi landasan yang baik bagi Pemerintah untuk melanjutkan pembangunan yang tentunya makin ke depan makin memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Maret 17, 2008

Hello world!

Filed under: Dari Redaksi — kangpandoe @ 11:49 am

Assalamu’alaikum,

Salam Kenal dari Akang

Haturnuhun buat wordpress yg udh mau nampung tulisan2 akang… mudah2an bisa bermanfaat

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.