Kangpandoe’s Weblog

Agustus 27, 2008

Geliat Investasi Syariah Lewat Launching Sukuk Negara

Filed under: MoF NEWS — kangpandoe @ 8:55 am

Alhamdulillah akhirnya instrumen investasi berbasis syariah yang telah dinanti kini telah tiba. Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, di Hotel Mulia Jakarta telah meresmikan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk Negara) di pasar perdana dalam negeri tahun 2008, Selasa lalu (26/08).

Bertindak sebagai agen penjual Sukuk Negara adalah PT Danareksa, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas. Berdasarkan pelaksanaan Bookbuilding yang telah dilaksanakan tanggal 15 sampai dengan 21 Agustus 2008 lalu, diketahui jumlah penawaran yang masuk untuk seri Ijarah Fixed Rate (IFR–0001) adalah sebesar Rp4,839 triliun sedangkan untuk seri IFR–0002 sebesar Rp3,231 triliun. Dari jumlah penawaran tersebut, jumlah penawaran yang dimenangkan untuk seri IFR-0001 adalah sebesar Rp2,714 triliun dan seri IFR-0002 sebesar Rp1,985 triliun.

Sukuk Negara seri IFR-0001 jatuh tempo pada tanggal 15 Agustus 2015 dan seri IFR-0002 jatuh tempo pada 15 Agustus 2018. Tingkat kupon/imbalan yang ditetapkan untuk seri IFR-0001 adalah sebesar 11,80% dan IFR-0002 adalah sebesar 11,95%. Tanggal pembayaran imbalan/kupon untuk kedua seri Sukuk Negara ini adalah setiap tanggal 15 Februari dan 15 Agustus.

Pada acara ini juga terungkap distribusi investor Sukuk Negara berdasarkan struktur industrinya, yakni : Asuransi 29,80%, Bank Konvensional 27,01%, Sektor Bank Syariah 9,66%, Dana Pensiun 4,77%, Reksadana 2,45%, yayasan 2,08% dan Lembaga Keuangan Lain 24,16%. Selain itu, juga terdapat penawaran dari individu sebesar 0,06%.

Menkeu mengatakan bahwa kenyataan investor Sukuk dari kalangan institusi syariah kurang dari 10% bukanlah merupakan sebuah anomali akan tetapi merupakan sebuah prestasi. Hal ini disebabkan karena bagi investor yang penting adalah karakter dari instrumen investasinya yakni tingkat yield-nya dan tingkat keamanan investasi yang bersangkutan. “Jadi dalam hal ini, instrumen ini memberikan berbagai alternatif kepada berbagai jenis investor yang ingin menginvestasikan dananya  dalam instrumen-instrumen keuangan yang ada di Indonesia.” Jelas Menkeu.

Insya Allah bulan Oktober 2008 akan di terbitkan Sukuk berdenominasi valas dan menyusul pula penerbitan Sukuk Riteil pada 2009 mendatang.  Mudah-mudahan bisa menjadi investor  sukuk riteil tahun depan. Insya Allah.

Nb :

Nantikan tulisan berikutnya / Cooming Soon :

1. Kangpandoe ngerokok : Fakta Rokok di Indonesia (tulisan kedua) < Artikel>

2. Ta’aruf dengan Sukuk <Finance>

3. Meminang Bidadari <Features>

7 Komentar »

  1. sukuk ritel? sumpe lo?? hoho. wah, musti nimang2 lg nih, antara reksadana syariah ato sukuk ritel. hwehe…

    (^_^)v

    meminang bidadari? ngapain musti dipinang? kan nt emang bkl dikasih sama Alläh buat para pria beriman penghuni surga…

    Komentar oleh Farijs van Java — Agustus 27, 2008 @ 2:36 pm | Balas

  2. Ya udh ntar ku pikirin dulu buat ganti judulnya…..

    Komentar oleh kangpandoe — Agustus 28, 2008 @ 1:58 am | Balas

  3. @ Faris:
    Kalo reksadana syariah, ujungnya membantu keuangan sendiri dan ekonomi negara. Tapi kalo sukuk ritel, bisa membantu keuangan negara. Betul ga?
    Jadi, pilih mana ya?! Hehehe…

    @Kang Pandu:
    Wah, sibuk banget nyiapin 3 tulisan… ^_^
    Gambatte!!

    Komentar oleh fauziah85 — Agustus 28, 2008 @ 2:26 am | Balas

  4. sip…..kok ibuk mentrinya kagak pake kerudung ya pas peluncuran,….hmm

    Komentar oleh dejavu — Agustus 28, 2008 @ 4:23 am | Balas

  5. he..he.. sebenernya 3 tulisan itu sebagian baru ada di kepala belum dituang ke tulisan kok… he… he…
    dipublikasiin dulu biar semangat nyelesaiinnya…

    Komentar oleh kangpandoe — Agustus 28, 2008 @ 6:43 am | Balas

  6. Salam kenal to mas/mba dejavu….
    iya tuh, btw Bu Menteri pernah pake Jilbab (baca the True Jilbab, bukan kerudung) waktu peresmian Gedung Keuangan Negara di Banda Aceh NAD lho….
    Penampilan Ibu waktu itu mirip akhwat dari mana gitoe…. wekeke🙂

    Komentar oleh kangpandoe — Agustus 28, 2008 @ 6:53 am | Balas

  7. jah, ga penting mah pake True Jilbab begono

    Komentar oleh Farijs van Java — September 1, 2008 @ 3:52 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: