Kangpandoe’s Weblog

April 30, 2011

Balada Negeri Ulat Bulu

Filed under: Features — kangpandoe @ 5:33 pm

“Dan kepunyaan Allah-lah TENTARA langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS Al Fath 48:4)

Aku tak pernah paham benar tutur katamu kawan,
tatkala kau ungkap resah dan amarahmu pada negara
dan kau adukan gundah-gulanamu pada bumi pertiwi
atau ketika kau hanya diam tertegun melihat carut-marutnya negeri

negeri yang konon katanya gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kertaraharja
atau entahlah apa lagi istilahnya buat menggambarkan indahnya bumi ini… (more…)

Iklan

April 22, 2011

Kritis tak Berarti tidak Objektif: Bincang-bincang Pembangunan Gedung Baru DPR

Filed under: Artikel — kangpandoe @ 6:02 am

“There are two freedoms; the false, where a man is free to do what he likes; the true, where a man is free to do what he ought”(Charles Kingsley)*

Sebuah pembangunan proyek infrastruktur, entah berupa jalan, jembatan, pelabuhan, ataupun gedung seyogianya disambut gembira dan didukung oleh banyak pihak. Pasalnya pembangunan identik dengan menggeliatkan roda perekonomian, meningkatkan government spending, dan pada gilirannya berdampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian suatu wilayah bahkan negara.

Namun hal tersebut nampaknya tidak serta merta berlaku bagi rencana pembangunan gedung baru DPR. Dari awal rencana digulirkan hal ini telah menjadi polemik di berbagai media. Pasalnya gedung baru yang dibangun dinilai kelewat mewah dengan dilengkapi berbagai fasilitas seperti SPA, fitness center, dan kolam renang.

Banyak kalangan menuding pembangunan tersebut sebagai sesuatu yang melukai perasaan rakyat. Terlebih jika membandingkan kinerja para wakil rakyat dengan fasilitas yang mereka peroleh, rasa-rasanya masih jauh panggang dari api.

Tak sulit melihat indikatornya, dari 70 RUU yang telah ditetapkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2010, sampai dengan penutupan masa sidang II tahun sidang 2010-2011 hanya delapan dari 70 RUU tersebut yang berhasil diselesaikan oleh DPR, ditambah dengan delapan RUU kumulatif terbuka.
(more…)

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.